"Ingat anak kamu, bagaimanapun anak kamu akan melihat, mau pembunuh atau apa," lanjut Erman, masih menirukan perkataan istri Bripka RR.
Permintaan tulus tersebut, pada akhirnya bak menembus relung hati terdalam dari Bripka RR yang diakui oleh Erman tak lagi kuasa menahan tangis.
Peristiwa inilah yang kemudian membuat Bripka RR perlahan tapi pasti menentang semua skenario yang sempat disusun oleh Irjen Ferdy Sambo.
Salah satu pengakuan Bripka RR yang dianggap paling penting adalah mengenai peristiwa di Magelang. Alasan yang selama ini diklaim oleh Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terkait adanya pelecehan seksual di Mageleng, dibantah oleh Bripka RR.
Menurut kesaksiannya, dia justru tidak melihat sedikit pun adanya aksi pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi.
