KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Dugaan praktik politik uang di sejumlah wilayah pada momen pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Kolaka Utara ramai diperbincangkan. Bahkan telah sampai ke meja Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).

Berbagai informasi yang dihimpun Telisik.id, pelemparan (politik uang) di sejumlah desa di Kolaka Utara hampir merata dilancarkan para calon kades (cakades). Kabarnya suara pemilih dibanderol seharga Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta per kepala.

Seorang warga Desa Alipato, Kecamatan Pakue berinisial M menuturkan, salah satu calon diduga memberikan uang sebesar Rp 1,5 juta per suara.

Baca Juga: Pilkades Serentak Kian Dekat, Polres Kolaka Utara Apel Gelar Pasukan

"Sudah bagi-bagi," bebernya, Jumat (28/4/2023).