Lain halnya di Desa Pitulua, Kecamatan Lasusua, berdasarkan informasi yang diterima dugaan serangan fajar mencapai Rp 1 juta per suara.
"Sudah beredar pasca hari raya Idul Fitri pekan lalu. Pelemparan per suara itu. Jadi kalau empat orang memilih di satu rumah dapat Rp 4 juta," urainya.
Sementara di Desa Ponggiha, dugaan serangan fajar tidak hanya berupa uang Rp 1 juta, namun juga parcel, ikan, sampai daging.
"Saya juga ditawari tetapi tidak mau ambil," ujar warga Desa Ponggiha, berinisial S.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PMD Kolaka Utara, Patehuddin, tidak menafikan informasi serangan fajar yang massif di wilayahnya. Hanya saja kata dia hal itu masih perlu pembuktian lebih lanjut oleh pihak yang menangani.
