Baca Juga: Akibat Serangan Udara Israel, 217 Warga Palestina Tewas 63 Diantaranya Anak-anak

"Apa salah abang saya? Dia hanya duduk di atas kursi roda. Apa pula salah putrinya? Apa salah istrinya?" ujar Omar dikutip AFP, Kamis (20/5/2021).

"Mereka hanya bersiap makan siang."

Omar kemudian bercerita bahwa ia dan Saleha tak punya pekerjaan. Layaknya kebanyakan warga di daerah pesisir, mereka hidup mengandalkan bantuan dari Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina.

Mereka berbagi tempat tinggal bersama ibu dan tiga saudara. Saat serangan terjadi, ibu mereka, Umm Eyad, sedang mengungsi ke rumah abangnya yang ia anggap lebih aman.