“Kalau bisa kesihan jangan mi demo-demo karena kalau sudah banyak orang yang demo pasti ada yang kacau, dan pasti kami yang terima imbasnya para pedagang,” keluhnya.

Tak hanya pedagang, masyarakat sekitar Desa Puurui juga sangat trauma bila terjadi Demo, seperti yang disampikan Elisran,  di mana anaknya yang masih duduk di bangsu sekolah dasar (SD)  tepatnya pada SDN Puurui diliburkan sekolahnya dengan alasan akan terjadi demo.

“Waktu saya jemput anaku di sekolah, dia bilang kalau besok libur karena akan ada demo,” katanya.

Sementara itu Kepala Desa Puurui, Mahadi mengatakan, masyarakat desanya sangatlah trauma bila terjadi demo di wilayah perusahaan.

"Karena Desa Puurui merupakan akses utama menuju PT VDNI dan bila terjadi pergerakan massa pasti melewati Desa Puurui," ujarnya.