Sosok Alif yang senang melanglang buana membuat dirinya tak lagi aktif beribadah di gereja.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya telah kehilangan sosok ayah di tahun 2018 dan kini menyisakan ibu serta keempat saudaranya.

"Tahun 2019 saya akhirnya pulang ke Kendari karena ingat mama, dan berpikir untuk kerja di Kendari saja," ujar Alif.

Setahun menemani sang ibunda, ia selanjutnya berangkat ke Marombo, Kabupaten Konawe Utara, untuk kembali memeras keringat di sana.

"Sejak kerja di Marombo, saya jadi terbiasa dengan kegiatan ibadahnya orang-orang Muslim," ucapnya.