Lebih lanjut, Sardif mengatakan, untuk saat ini kapal cepat tersebut akan melintasi area luar pulau Cempedak sembari menunggu waktu pertemuan diadakan.
“Sekarang kita akan lewat di area luar dulu, sembari tunggu diadakannya pertemuan, tapi ini tidak bisa seterusnya karena kita berhadapan dengan angin timur,” tambahnya.
Salah seorang anggota petugas pengamanan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, warga sebenarnya tidak melarang kapal melintas, namun harus menurunkan kecepatannya.
Baca Juga: Sampah Menggunung Sejak Lebaran, Warga Kendari Keluhkan Bau Busuk
“Sebenanrya mereka tidak larang kapal lewat situ, tapi diturunkan kecepatannya, tapi selalunya kalau lewat tidak diturunkan kecepatannya, kan aturannya kalau lewat di teluk perairan itu maksimal lima Knots,” ungkapnya, Minggu (14/4/2024).
