OpenAI juga berjanji akan memperbarui sistem ChatGPT agar merespons secara lebih hati-hati terhadap pertanyaan berisiko tinggi.
Alih-alih memberikan jawaban langsung, AI nantinya akan diarahkan untuk membantu pengguna berpikir lebih kritis dan menyusun pilihan rasional.
Dengan makin banyaknya laporan dan penelitian mengenai dampak negatif curhat ke chatbot, penting bagi masyarakat untuk tetap mengandalkan layanan profesional jika mengalami masalah kesehatan mental.
Chatbot AI, meskipun canggih, tidak dapat menggantikan empati dan kompetensi manusia yang berperan sebagai tenaga psikolog atau psikiater. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
