"Biasa Satpol PP melarang menjual di jalan. Dilarang, karena biasa ada anak-anak ngemis dikira anak saya nanti ditabrak mobil. Kalau anak-anak dilarang kita juga dilarang," tuturnya, Sabtu (23/4/2022).

Hal yang disayangkan oleh Mitra adalah kenapa dirinya harus di usir padahal ia hanya ingin berdagang, bukan mengemis. Jika disuruh berdagang di pasar dia juga tidak memiliki tempat, terlebih lagi kebanyakan tujuan pembeli ke pasar untuk membeli makanan pokok bukan membeli tissu atau opak. Dan kalau pun harus diusir Mitra berharap diberi sarana atau sedikit bantuan untuk membantu. Sebab yang menanggung bebannya hidup adalah ia bukan orang lain. Seharusnya mereka merasakan itu dan mengerti.

Baca Juga: Putus Sekolah dan Merantau Sejak SMP Demi Bertahan Hidup

Selama ini Mitra mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dari dagang tissu dan opak yang selama bertahun-tahun dijalaninya. Hasil perharinya tidaklah seberapa, namun bisa terus membuatnya bersyukur dan tidak putus asa.

Ia bahkan mengingat, jika dahulu di awal berdagang ia sama sekali tidak memiliki rumah untuk bernaung. Namun karena ia percaya pada harapan dan tidak menyerah pada keadaan, Setelah sekian lama, sekarang Mitra memiliki tempat tinggal dan mampu memenuhi kebutuhan keluarganya. (A)