JAKARTA, TELISIK.ID - Dalam dunia medis, frekuensi ejakulasi pria ternyata bukan sekadar urusan kenikmatan seksual semata. Pria yang rutin mengalami ejakulasi memiliki kemungkinan lebih rendah mengalami gangguan kesehatan tertentu, termasuk penyakit prostat.
Meski topik ini sering dianggap sensitif, informasi seputar manfaat ejakulasi perlu dipahami demi menjaga kualitas hidup kaum pria secara menyeluruh.
Seberapa sering pria harus mengalami ejakulasi menjadi salah satu pertanyaan yang kerap muncul, baik dari sisi kesehatan maupun kehidupan seksual.
Meski bersifat pribadi dan sering dianggap tabu untuk dibicarakan, frekuensi ejakulasi ternyata memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap kesehatan tubuh pria secara keseluruhan.
Melansir Alodokter, Sabtu (3/5/2025), Ejakulasi sendiri terjadi saat pria mencapai puncak orgasme, baik melalui hubungan seksual maupun masturbasi. Proses ini ditandai dengan keluarnya air mani dari penis, di mana di dalam cairan tersebut terdapat jutaan sel sperma yang diproduksi oleh tubuh setiap hari.
