Ketika ditemui, Anton mengaku berinisiatif melakukan pekerjaan tersebut secara sukarela karena dorongan hatinya, tanpa ada suruhan dari siapapun.
"Kalau malam polisi sudah tidak ada, tapi kendaraan masih banyak, jadi saya inisiatif atur saja," tuturnya sembari membasuh keringat.
Sementara itu, berdasarkan pengakuan Wa Ode Jumianti, salah satu pedagang somay di daerah tersebut, Anton sudah sering melakukan aksinya tersebut.
Baca Juga: 10 Induk Olahraga Sulawesi Tenggara Berangkat ke Fornas VII Jawa Barat, 150 Kontingen Diterjunkan
"Kalau malam, kendaraan mulai banyak, biasanya dia datang atur," ujar Wa Ode Jumianti.
