Terkait kematian Arfandi, Doli belum bisa memastikan apa penyebabnya. Dia menduga kematian Arfandi karena sesak nafas.

"Untuk sementara hasil visum Dokkes (terkait luka lebam), itu masih tahap pemeriksaan. Tim kami membawa tersangka ke RS Bhayangkara karena mengalami sesak nafas hingga nyawanya tak tertolong," kata Kompol Doli M Tanjung, Minggu (15/5/2022).

Baca Juga: Kasus Pembusuran Kembali Terjadi di Kendari, Korbannya Ibu Rumah Tangga

Doli mengaku tak bisa menjelaskan penyebab luka di tubuh korban. Dia mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan Biddokkes Polda Sulsel.

"Karena luka memar lebam, yang bisa ambil keputusan (menjelaskan penyebabnya) adalah Dokkes," kata Doli.