Baca juga: Demi Pulihkan Ekonomi, Jokowi Serahkan DIPA dan TKDD 2021 Lebih Awal

“Seluruh rupiah yang ada di APBN dan APBD betul-betul harus dibelanjakan untuk kepentingan rakyat,” ungkapnya di Jakarta.

Apalagi, Jokowi menambahkan, saat ini kehidupan masyarakat sedang menghadapi ketidakpastian akibat pandemi COVID-19. Sehingga, sikap militan dalam penggunaan anggaran sangat penting dilakukan, karena tugas utama pemerintah adalah memecahkan masalah dan membantuk rakyat.

“Tentu saja kehati-hatian da transparansi itu menjadi bagian integral pelaksanaan APBN maupun APBD,” jelasnya.

Dalam APBN tahun 2021, pemerintah mengalokasikan belanja negara sebesar Rp 2.750 triliun. Ini tumbuh 0,4 persen dibandingkan alokasi belanda di ABPN 2020.