Oleh: Irma Irayanti
Dosen PPKN UIN Kendari dan Wakil Sekretaris FORHATI Sultra
KERESAHAN pemuda merupakan persoalan kebangsaan yang harus ditanggapi dengan sungguh-sungguh. Biaya pendidikan, kesempatan kerja, dan ketidakpastian masa depan memengaruhi cara generasi muda memandang negaranya.
Ketika keresahan itu disampaikan melalui kritik dan demonstrasi, ada harapan yang sedang ditujukan kepada pemerintah: negara diharapkan hadir, menjelaskan keputusannya, dan membuka jalan keluar.
Peringatan Sumpah Pemuda 2026 berlangsung di tengah tuntutan tersebut. Tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” memperoleh relevansi justru ketika kehidupan bersama menghadapi persoalan. Patriotisme menuntut kesediaan menjaga kepentingan bangsa.
