Oleh karena itu, untuk menjawab pertanyaan ini maka dimulai dari tesis Ray Kurzweil (2004) the law of accelerating returns, menguraikan bahwa law of moore tidak hanya berlaku dalam 50 tahun terakhir, namun polanya telah hadir sejak 120 tahun terakhir, di mana teknologi bergerak secara eksponensial.
Dalam sebuah artian bahwa akselerasi prosesor komputer, daya tampung hard disk, serta segala hal yang disentuh keajaiban teknologi informasi, berlipat ganda dalam setiap 18 bulan, atau jadi lebih murah setengahnya.
Hal ini senada dengan kajian ilmiah Peter (2012) yang tertuang dalam tulisan Abundance: The future is better than you think, bahwa kemajuan teknologi secara eksponensial ini melalui 6 tahapan yang dikenal dengan istilah 6D of Exponential Growth", yakni antara lain: (1) Digitalization yakni transformasi dari analog menuju digital di hampir semua sektor.
(2) Deception yakni banyak orang terlena karena awalnya kelihatan pelan dan cuma riak-riak kecil, sampai pertumbuhan eksponensialnya menyentuh "knee of the curve" alias "titik lejit", (3) Disruption yakni titik lejit menjadi reaksi atom yang mengguncang kemapanan. Ini yang sedang kita ributkan sekarang dan bikin banyak orang dan perusahaan panik.
Namun, ini hanya fase transisi menuju 3D terakhir, (4) Dematerialization yakni semua produk kehilangan wadah fisik untuk ditransfer di "Cloud" alias awan digital tak bertepi, (5) Demonetization yakni di dalam "awan digital atau cloud", tempat menyimpan segala hal itu, hampir semua biaya jadi turun drastis.
