Baca Juga: Jangan Lupa Memeluk dan Mencium Anak Setiap Hari, Ini Keutamaannya

Ia mulai menabung dari hasil pekerjaannya sampai akhirnya menikah dengan seorang muslimah. Mereka dikaruniai seorang anak perempuan. Sayangnya, pernikahan itu hanya bertahan 8 tahun, sampai akhirnya mereka berpisah.

Rumah tangganya hancur, tetapi dia tetap bersyukur karena bisa mengontrol dirinya dengan bimbingan Islam ini. Dari ujian yang menimpanya, menjadikan ia semakin memperdalam Islam, makin mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Setelah perpisahannya dengan sang istri, ia akhirnya meninggalkan Makassar lalu merantau ke Raha. Di sana ia bekerja sebagai sopir mobil muatan ikan Ereke-Raha. Setelah beberapa lama di Raha, ia berhenti jadi sopir kemudian ke Kendari untuk mencari pekerjaan baru dan akhirnya bekerja di pencucian motor dan mobil yang beralamat di poros By Pass Kendari Barat. (A)

Penulis: Wa Ode Sunaimi Rahman