Proyek Bilal Philips berhasil. Dalam proyeknya saat itu, ia mengundang ulama dari berbagai negara. Dan dalam waktu lima tahun saja, pusat informasi itu telah membuat sekitar 15 ribu orang mengucapkan kalimat syahadat dan menjadi mualaf.

Baca Juga: Penduduk Negara Ini Susah Kaya Walau Bergaji Rp 100 Juta Per Bulan

Bilal Philips juga berkontribusi dalam memperkaya literatur Islam dengan lebih dari 50 buku yang ditulis, diterjemahkan, dan diberi komentar. Beliau juga mengedit dan menerbitkan 56 buku bacaan keimanan bagi anak-anak di sekolah internasional Islam.

Konvergensi teknologi di era digital saat ini juga beliau manfaatkan sebagai sarana dakwah untuk menjangkau masyarakat secara global.

Pada 2007, Bilal Philips mendirikan Islamic Online University (IOU) sebagai institusi pertama yang menyelenggarakan kegiatan pendidikan Islam strata satu secara online. (C)