Baca juga: Mengamankan Kekuasaan, Memperluas Koalisi

Ada budaya tulis dan budaya literasi saling beradu gagasan dan beradu argumentasi lewat tulisan di buku, jika buku Membongkar Gurita Cikeas menulis tentang Jejaring Kolusi, Korupsi dan nepotisme yang melibatkan pembantu, kerabat, dan orang dekat presiden dalam pemerintahan dan kekuasaan SBY.

Maka dalam buku Cikeas Menjawab, menunjukkan bukti-bukti dan membatah semua tulisan George bahwa SBY dan keluarganya melakukan praktek KKN serta adanya dinasti politik. Dengan budaya seperti ini maka pembaca diberikan kesempatan untuk menilai mana buku yang benar dan mana buku yang hanya berdasarkan fitnah dan mana buku yang hanya ingin mencari simpati pada penguasa. Ini sesuatu yang seharusnya  perlu dikembangkan dan bukan lalu menangkap orang-orang yang berbeda pendapat.

Aksi menunjukkan kekuatan Jokowi selama COVID-19 semakin terbuka dan terang benderang, di masa pandemi Jokowi  mengumpulkan Parpol koalisi di istana yang dihadiri langsung oleh ketum dan sekjen partai (PDIP, Gerindra, Golkar, Nasdem, PKB, PPP dan PAN) untuk menyampaikan capaian pemerintah dalam penanganan COVID-19.

Di sisi lain apa yang dilakukan Jokowi menunjukkan bagaiman kuatnya beliau di tingkat dukungan partai yang mencapai 82 % (belum pernah ada presiden yang dukungan di parlemen melebihi angka 75%) karena presiden Suharto sendiri yang pernah berkuasa selama 32 tahun hanya pernah didukung 74 % di legislatif.