"Saat kejadian, memang pemilik rumah tak berada di rumah itu, ia sedang berada di rumah anaknya," tukasnya.
Senada, salah seorang anak korban, Wa Ode Mustifa mengatakan, memang pada saat kebakaran rumah itu dalam keadaan kosong, dikatakannya saat keluar rumah, korban diduga lupa memadamkan api di tungku seusai memasak.
"Habis masak nasi, dia ke rumah saudaraku, mungkin apinya itu masih menyala atau masih ada bara api di tungku saat dia keluar rumah," ungkapnya.
Ia juga menambahkan, pemadaman api dilakukan dengan seadanya, sebab mobil kebakaran terlambat datang dan mobil Damkar sampai ke tempat kejadian sekitar pukul 14.30 Wita, di mana keadaan rumah telah rata dengan tanah.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Harun mengatakan, akibat keterlambatan, sebab pihaknya baru mendapat informasi kebakaran sekira pukul 12.10 Wita.
