"Ya, ke masyarakat umum (pemberian vaksin Moderna). Tidak ada kelompok khusus sementara ini," ujar Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, seperti dikutip detikcom.

Ia menambahkan, vaksin ini nantinya akan diberikan sebagai dosis 1 dan 2 untuk masyarakat umum, bukan booster.

Tak ada pertimbangan khusus terkait efikasi vaksin Moderna dalam rencana pemberian kepada masyarakat umum. Melainkan, hanya menyesuaikan stok yang tersedia di Indonesia.

Dalam kesempatan sebelumnya, kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito, memaparkan vaksin COVID-19 Moderna memiliki efikasi 94,1 persen untuk usia 18-59 tahun. Sementara untuk usia 18-65 tahun melampaui 80 persen.

"Tidak ada (pertimbangan efikasi). Ini melengkapi kebutuhan vaksin yang kita perlukan untuk mencapai sasaran vaksinasi," imbuh dr Nadia.