KENDARI, TELISIK.ID - Demi menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkompeten, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, terus melakukan terobosan dan inovasi demi mewujudkan dan menciptakan anak-anak bangsa yang berkualitas.
Demi mencapai itu semua, Dikbud Sultra meluncurkan kurikulum baru di tahun 2022 ini, yaitu kurikulum prototipe, yang dikhususkan untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Kurikulum prototipe sendiri merupakan model pembelajaran project based learning yang link and mach, yakni pembelajaran berbasis proyek. Ini tentu sangat cocok untuk persiapan anak dan mendidik anak belajar sambil bekerja. Dengan menciptakan sekolah bernuansa dunia kerja.
"Jadi ini sangat baik buat para siswa di SMK, sebab di SMK itu benar-benar dipersiapkan anak-anak yang betul-betul terampil, kompetitif dan siap untuk memasuki dunia kerja. Karena muara SMK sudah seperti itu, bisa melahirkan dan menciptakan alumni-alumni yang berkompeten dan siap untuk bekerja," ungkap Kabid SMK Dikbud Sultra, La Ode Fasikin, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/2/2022).
Ia mengakui, untuk kurikulum prototipe ini, sudah mulai diterapkan di tahun ajaran ini, sehingga seluruh sekolah sudah mulai menerapkan sekolah yang berbasis dunia kerja/industri.
