"Kami sudah lakukan sosialisi dari tahun lalu, di seluruh sekolah dan bahkan melalui media sosial yang bisa langsung dilihat oleh banyak orang. Akan tetapi karena ini masih baru, tentu masih harus diperkuat lagi, di mana dalam waktu dekat akan dilakukan bimbingan teknis (Bimtek)," katanya.
Baca Juga: Pendaftaran SNMPTN Resmi Dibuka, UHO Siapkan Kuota 2.468
Dia berharap, kurikulum baru ini dapat berjalan baik dan efektif. Sebab ini memang satu metode model kurikulum yang benar-benar mempersiapkan anak-anak lebih terampil, kompetitif dan berdaya saing.
"Ini tentu sesuai logo kita yakni SMK hebat dan SMK bisa, artinya mereka memiliki daya saing dan lebih kompetitif untuk masuk dunia kerja," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 4 Kendari, Herman, mengungkapkan bahwa kebijakan yang dibuat oleh Dikbud benar-benar sangat tepat. Artinya SMK membutuhkan sistem pembelajaran yang betul-betul bisa melatih dan mengembangkan kemampuan siswa.
