"Harusnya memang seperti ini, agar para siswa-siswi bisa lebih berkompeten dan mampu menguasai bidang keahliannya, dengan sistem pembelajaran yang betul-betul menuntut mereka untuk menjadi seorang ahli di bidangnya," ungkapnya saat dihubungi Telisik.
Baca Juga: MTs Ummusshabri Raih Juara Umum I-Smart Competition 2022
Mantan guru SMKN 1 Kendari tersebut mengatakan, untuk di SMKN 4 selalu siap dengan berbagai kebijakan yang diterapkan. Hanya saja untuk penerapan kurikulum prototipe, masih belum terlalu siap terutama dari segi tenaga pengajar.
"Kami akui untuk masalah guru itu belum terlalu siap, bukan tidak berkompeten hanya saja untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja, itu kan harus perlu pelatihan dan pembinaan. Sehingga kita harapakan ke depan, ini menjadi perhatian bagi Dikbud Sultra. Agar kurikulum prototipe ini bisa berjalan dengan baik, dan siswa-sisiwi kami bisa betul-betul memiliki kapasitas dan skill yang mempuni di bidang keilmuannya," pungkasnya. (B)
Reporter : Muhammad Ilwanto
