Agustinus melihat langsung pengisian jerigen di atas mobil pick up. Saat itu pula, Agustinus langsung menghentikan aktifitas pengisian itu. Sementara, calo-calo lainnya, kocar-kacir kabur. Ia lalu memanggil pengawas SPBU.
"Ini sudah melanggar aturan dan bisa diproses hukum," kata Agustinus.
Agustinus mengaku, turun melakukan sidak di SPBU dikarenakan banyaknya keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan BBM di SPBU.
"Kegiatan ini bentuk pengawasan kami untuk memastikan ketersediaan stok BBM menjelang hari raya idul fitri," ungkapnya.
Atas temuan pengisian jerigen itu, ia memerintahkan Kasi Intelijen, Fery Febrianto untuk berkoordinasi dengan Depot Pertamina Tampo.
