Kata dia, saat membacakan sambutan Pj Bupati, pelaksanaan pembangunan yang lalu telah dilaksanakan dengan penuh dinamika. Berbagai tantangan dan harapan jika dihadapi kekuatan pendapatan daerah sebagai sumber energi menjadi salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan pembangunan tersebut titik Pendapatan Daerah mempunyai peran yang sangat strategis dalam memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjawab permasalahan pembangunan.

Ia menjelaskan, realisasi belanja daerah atau anggaran tahun sebelumnya sebesar  Rp 763 miliar atau 93,72?ri jumlah yang dianggarkan sebesar Rp 813 miliar.

“Keseluruhan biaya daerah dimanfaatkan untuk belanja operasional rutin dan pembangunan pada semua sektor utamanya dalam menjawab agenda Prioritas pembangunan daerah, pemanfaatan anggaran yang efisien dan efektif akan memberi dampak makro bagi daerah,” tandasnya.

Baca Juga: Pj Gubernur Sulawesi Tenggara Beber Realisasi Anggaran APBD 2023 dalam Rapat Paripurna DPRD

Ia juga menambahkan, dalam rangka pelaksanaan reformasi birokrasi, maka upaya perbaikan pelayanan publik terus ditingkatkan, baik dalam penyediaan sarana prasarana maupun peningkatan kerja kinerja organisasi dalam menetapkan tata kelola pemerintahan yang baik.