Baca Juga: Janji Bertemu di Perempatan, Pelajar di Manggarai Dirudapaksa Sopir

Di urutan pertama, PT Meutia Segar dengan nilai penawaran Rp 35.118.139.892,38. Urutan dua PT. Rajasa Tomax Globalindo, nilai penawaran Rp 35.121.463.600,70. Urutan tiga, PT Putra Nanggroe Aceh dengan nilai penawaran Rp 39.908.888.000,00. Urutan empat, PT Garungga Cipta Pratama, nilai penawaran Rp 40.914.746.253,20.

Untuk proyek peningkatan jalan lingkar ruas 2 Bukit Asri – Batu Popi, ada 42 pendaftar. Yang memasukkan penawaran hanya tiga perusahaan, di mana PT. Cikools Ara Prima menjadi penawar terendah, yakni Rp 33.409.039.670,97. Menyusul PT. Putra Nanggroe Aceh, nilai penawaran Rp 33.816.805.000,00 lalu PT. Meutia Segar dengan nilai penawaran Rp 39.660.263.441,35.

Selanjutnya paket pekerjaan peningkatan jalan lingkar ruas 2 Sorawolio – Bukit Asri. Tercatat 42 peminat, namun yang memasukkan penawaran hanya 5 perusahaan. Masing-masing PT. Putra Nanggroe Aceh dengan nilai penawaran terendah Rp 32.816.000.000,00. Lalu PT. Dian Perdana Karsa dengan nilai penawaran Rp 33.930.528.051,01, PT Fatdeco Tama Waja Rp 34.430.655.848,17, PT Adta Surya Prima Rp 35.915.747.103,71 dan PT Merah Putih Alam Lestari Rp 38.485.366.786,34.

Baca Juga: Diduga Minum Racun Hama, IRT di Kupang Ditemukan Tewas