JAKARTA, TELISIK.ID – CEO Robot Biru, Hairul Anas Suaidi, menyebut data hasil Pemilu 2024 yang ditampilkan di sistem informasi rekapitulasi (Sirekap) yang digunakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) rusak parah.

Pernyataan itu disampaikan Hairul sebagai saksi fakta yang dihadirkan oleh pemohon 1, Ganjar Pranowo-Mahfud Md, di sidang sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa (2/4/2024).

Dalam kesaksian, Hairul mengungkap temuan data-data rusak di Sirekap Pemilu 2024 dengan menggunakan alat yang disebutnya Robot Biru Tidak Ikhlas sebagai pemantau Sirekap.

Dia mengaku sudah menganalisa data perolehan suara Pemilu 2024 di Sirekap sejak 14 Februari 2024, saat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara.

“Saya melakukan duplikasi aplikasi Sirekap milik KPU setiap 15 menit untuk seluruh Indonesia. Setiap 15 menit ini data yang lama tidak terhapus,” ungkap Hairul yang juga sebagai praktisi teknologi informasi berbasis artificial intelijen (AI).