LANTAS, siapakah Kapolri baru pengganti Idham Azis? Jawabannya tidak bisa diserahkan pada “itu adalah hak prerogatif Presiden”. Sebab, prerogatif itu sendiri berada di ruang politik yang dibuka oleh Negara. Bukan sekadar kriteria dan “track record” yang penting dihiraukan, tapi kualitas berbasis moral dan kapasitas bagi kepentingan hari ini dan ke depan, adalah sangat penting menjadi pengkristal dipilihnya seorang Kapolri baru.

Membaca hal tersebut, penulis coba menyajikan sejumlah nama yang saat ini berada pada kepangkatan bintang tiga dan dua, sejumlah puncak-puncak jabatan, dan usia yang tidak terlalu cepat dikejar oleh usia pensiun. Selebihnya, silakan didalami relevansinya demi  kepentingan memberi jaminan rasa aman dan terayominya perjuangan mewujudkan masyarakat sejahtera. Berikut ini sosok mereka:

Komjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si (ABM): Dari segi tahun kelulusan 1987 dan senioritas (lebih dahulu mencapai pangkat bintang tiga), dialah satu-satunya di antara para komjen saat ini. Ia lulusan Akpol 1987, seangkatan dengan Tito Karnavian, yang kini Mendagri.

Laki-laki kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, 19 Februari 1965 ini, tiga kali menjadi Kapolda yaitu Kapolda Kalsel, Sumsel, dan Jawa Barat, kemudian menjadi Kabaintelkam Polri, sebelum ia menjadi orang nomor tiga di Polri yaitu Inspektur Wilayah Umum (Irwasum) yang ia jabat hingga kini. Meski bukan orang dibesarkan dalam lingkup reserse, ABM tentu sudah sudah teruji “managable” mengendalikan semua fungsi selama memimpin tiga Polda.

Mantan Kepala Korps Lalu-Lintas (Lantas) Polri ini, selain dua kali menjadi Kapolres memang banyak bertugas di lingkungan lantas. Suami dari mantan presenter sebuah televisi swasta nasional, Winny Charita ini, memang bukan sosok yang populis. ABM cenderung lebih banyak bekerja ketimbang tampil di publik. ABM akan pensiun di usia 58 tahun pada 19 Februari 2023.