"Iqra' bismi rabbikal ladzi khalaq, khalaqal insana min alaq. Iqra wa rabbukal akram. Alldzi allama bil qalam. Allamal bil qalam. Allamal insana ma lam ya'lam," kata Jibril pada kali ketiga membaca Surat Al-Alaq ayat 1-5.

Baca Juga: 3 Ulama Indonesia Ini Pernah jadi Imam Masjidil Haram, Simak Profilnya

Peristiwa ini menandai awal dari turunnya wahyu, serta awal dari turunnya Al-Qur'an. Namun, sebelum peristiwa agung ini terjadi, ada beberapa tanda yang menunjukkan semakin dekatnya turunnya wahyu dan kenabian Nabi Muhammad SAW.

Salah satu tanda tersebut adalah mimpi yang dialami oleh Nabi Muhammad yang kemudian terwujud dalam peristiwa nyata. Tanda lainnya adalah kebahagiaan Nabi Muhammad SAW dalam menjalani ibadah menyepi menjelang turunnya wahyu. (Syekh M Ali As-Shabuni, At-Tibyan fi Ulumil Qur'an, [tanpa kota, Darul Mawahib Al-Islamiyyah: 2016], hal. 14-15).

Nah, itulah sejarah singkat tentang peristiwa Nuzulul Qur'an yang penuh makna bagi seluruh umat Islam. Semoga bermanfaat. (C)