Zhong Shanshan memiliki masa lalu yang tidak terlalu menyenangkan. Dia lahir di Hangzhou dan akhirnya putus sekolah dasar selama Revolusi Kebudayaan Tiongkok. Untuk menyambung hidup, dirinya harus bekerja sebagai pekerja konstruksi, reporter surat kabar hingga agen penjualan minuman sebelum memulai bisnisnya sendiri.
Dilansir SCMP, Zhong Shanshan terpaksa berhenti sekolah di usia 12 tahun karena revolusi di tahun 60-an. Ketika itu ia harus membantu ekonomi keluarga dengan jadi tukang bangunan dan tukang kayu selama 10 tahun. Pria tersebut juga pernah dua kali gagal masuk universitas sebelum akhirnya diterima di kampus radio dan televisi.
Setelah lulus, pemilik Beijing Wantai Biological Pharmacy Enterprise itu bekerja sebagai reporter tapi memutuskan untuk berhenti dan pindah provinsi. Sempat membangun koran Pacific Post tapi gagal ia lalu mencoba peruntungan sebagai pengusaha jamur.
Sayangnya usaha tersebut sayangnya juga tidak bertahan lama karena cuaca yang tidak mendukung. Merugi, Zhong kehilangan semua uang setelah sempat sukses berjualan gorden.
Sampai akhirnya ia bertemu dengan teman sekampung yang kini jadi CEO Wahaha yang menjual air galon, jus, dan produk kesehatan. Terinspsirasi potensi di pasar makanan sehat, ia mulai memproduksi pil kura-kura. Di 1996, kemudian ia terpikir bahwa semua orang butuh air dan mulai membangun Nongfu Spring.
