"Biar gak diajarin, orang di sini sudah hafal cara menanamnya mungkin tidur saja mereka bisa lakukan," pungkasnya.
Selain itu, alasan pihaknya berinvestasi dengan membangun pabrik tapioka sebab saat ini Indonesia masih menjadi pengimpor terbesar di Asia Tenggara dengan total impor sebanyak enam juta ton, sehingga Muna Barat termasuk dalam daerah berpotensi pengembangan tapioka tersebut.
Baca Juga: Bulan K3 Nasional: Momen Ciptakan Budaya Kerja yang Aman
"Pabrik proses pembangunannya akan lebih cepat dari pada budidaya, dan Insya Allah akan dibangun tahun 2023 ini," ujarnya.
Seperti pemberitaan sebelumnya, Dodon mengaku, dengan kehadiran pihaknya tidak merugikan masyarakat, sebab masyarakat yang memiliki lahan tidur, dapat menjadikan lahannya sebagai sumber penghasilan dengan menanam ubi kayu, bibit difasilitasi oleh pihak investor, para petani dikoordinasi oleh BUMD. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan hasil sewa lahan dari perusahaan.
