JAKARTA, TELISIK.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mulai memberi sinyal bahwa angka defisit dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 kemungkinan besar tidak akan bertahan sesuai yang telah ditetapkan sebelumnya.
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Purbaya saat menghadiri pertemuan bersama anggota dewan di Kompleks Parlemen, Senayan.
Dalam RAPBN yang diajukan pemerintah, Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan proyeksi defisit anggaran sebesar 2,48 persen atau setara Rp 638,8 triliun.
Angka tersebut dihitung dari total target penerimaan negara sebesar Rp3.147 triliun. Namun, Purbaya menekankan bahwa angka tersebut bukanlah nilai yang mutlak.
“Ada perubahan sedikit pasti,” kata Purbaya. Ia menambahkan, “Bisa berubah. Bisa naik, bisa turun," jelasnya, dikutip dari Blomberg, Sabtu (13/9/2025).
