Selain itu, kebutuhan formasi juga disampaikan oleh Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas. Ia menyebut kementeriannya membutuhkan sekitar 900 pegawai baru dari berbagai latar belakang keilmuan, terutama di bidang teknologi dan sains.
“Saya pengen teman-teman terbaik daftar di Kementerian Hukum untuk menjadi pegawai. Saya butuh orang-orang yang bisa menguasai teknologi informasi. Saya butuh orang-orang yang ahli kimia. Saya butuh orang-orang yang ahli fisika. Saya butuh orang-orang yang ahli farmasi, biologi. Karena di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual membutuhkan Anda semua untuk berkarir di sana,” ungkapnya.
Sementara itu, MenPAN-RB, Rini Widyantini, menyampaikan bahwa pemerintah berpotensi membuka sekitar 160 ribu formasi CPNS pada 2026. Angka tersebut berasal dari kebutuhan pengisian jabatan akibat banyaknya ASN yang memasuki masa pensiun.
“Mudah-mudahan, mudah-mudahan,” ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Baca Juga: Rekrutmen 160 Ribu CPNS 2026 Lewat Terapan Zero Growth, Berikut Jadwal Resmi dan Formasi Prioritas
