Sementara itu, jurnalis The Race Simon Patterson menuliskan bahwa trek di Sirkuit Mandalika tidak sesuai dengan spesifikasi.

Media tersebut menulis demikian setelah berbicara dengan sumber di paddock. Dituliskan bahwa komposisi batu yang direkomendasikan konsultan tak dipakai di lintasan Sirkuit Mandalika.

Alih-alih memakai materi yang direkomendasikan, lintasan Sirkuit Mandalika malah memakai batu yang ditambang secara lokal.

Alhasil, jenis batu yang dipakai itu tidak menempel dengan benar di aspal. Oleh karena itu, motor yang berkecepatan 354 km/jam cukup membuat batu terhempas dan membahayakan rider di belakang.

Situasi ini berbeda saat Sirkuit Mandalika menggelar seri terakhir WSBK 2021. Saat itu, tidak ada masalah dengan kondisi aspal karena motor WSBK memiliki power yang lebih rendah dan cuaca tengah hujan sehingga suhu lintasan turun.