YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Sebagian masyarakat tidak bisa memanfaatkan lahan yang terbatas. Tapi, sebagian warga Kota Yogyakarta bisa menanam di lahan yang terbatas itu dengan tanaman obat keluarga (toga) di lingkungannya.

Seperti halnya sebagian masyarakat Gedongkiwo, Kecamatan Mantrijeron, Yogyakarta, yang mengembangkan taman herbal "Dukuh Asri".

Di taman ini, masyarakat menanam beraneka macam toga, yang dikelola oleh kelompok pemberdayaan warga bernama Mina Juliantoro Asri.

Tanaman-tanaman toga ini oleh masyarakat diolah menjadi berbagai macam produk makanan dan minuman. Melalui ketrampilan dan inovasi, masyarakat mengubah tanaman itu menjadi produk yang menarik.

Seperti dijelaskan Ny Umi, salah satu unggulan olahan toga itu adalah sirup kelor.