"Data itu via pos tetapi dia secara berangsur ada tahap satu, dua dan tiga, itu yang datang kemarin yang tanggal 10 Mei itu adalah penyaluran untuk bulan Juni, karena kementerian itu tidak sekaligus mengirim data," jelas La Ode Kaslan saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2020).
Baca juga: BMKG Pasang Alat Informasi Gempa Bumi di Konawe
Terkait KPM yang belum menerima BST Kemensos bulan Juni, La Ode Kaslan menyebutkan, dari hasil konsultasi, pihaknya bersama PT Pos Wakatobi sudah berembuk untuk membuat jadwal penyaluran ke desa-desa sebagaimana tahap pertama.
"Kami sampaikan bersabar karena di pihak kementerian mereka agak lambat mengirim data BNBA (By Name By Addres) itu ke PT Pos karena masih diverifikasi atau ditingkatkan sistem di kementerian, sebenarnya hanya terkait persoalan verifikasi, hanya keterlambatan saja, mereka (KPM) tetap dapat semua, " jelasnya.
Lanjut Kaslan, data 7.446 penerima BST Kemensos untuk periode Juni 2020 melaui PT Pos sudah rampung. Sedangkan untuk penyaluran via perbankan untuk BRI yang masuk sudah 780 penerima, BNI 191 perhari ini selisih yang belum tersalurkan untuk BRI masih 61 yang masih ditunggu konfirmasinya BNI sisa 26, PT Pos indonesia sudah rampung semua.
