Walau konstitusi Iran tetap mengakui keberadaan Yahudi sebagai minoritas resmi, namun iklim politik yang anti-Israel dan ketegangan geopolitik menjadikan posisi Yahudi di Iran semakin rentan.
Banyak dari mereka memilih untuk bermigrasi ke luar negeri, meskipun masih ada komunitas kecil Yahudi yang bertahan di Teheran hingga hari ini.
Bangsa Persia pernah menjadi penyelamat bagi Yahudi. Dari kebijakan Cyrus Agung yang membebaskan mereka, pernikahan ratu Yahudi Shushandukht, hingga perlindungan di era Nader Shah, sejarah Persia menyimpan lembaran toleransi yang panjang.
Di masa kini, memori itu nyaris terlupakan, tergantikan oleh konflik dan kecurigaan. Namun, sejarah membuktikan bahwa damai itu bukan ilusi, ia adalah warisan yang pernah nyata. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
