Meski ada pasukan yang mengatakan mustahil melakukan strategi tersebut, Sultan Mehmed II tidak gentar. Dengan tegas ia mengatakan kepada pasukannya untuk bergegas melaksanakan strategi tersebut.
Sehari sebelum berperang, ia memerintahkan semua pasukannya untuk berpuasa pada siang hari dan salat tahajud pada malam harinya, untuk meminta kemenangan kepada Allah SWT.
Pasukan Muhammad Al-Fatih berhasil menyeberangkan 70 kapal laut melewati hutan yang ditumbuhi pohon-pohon besar. Selama satu malam, ia dan pasukannya menebangi pohon yang merintangi perjalanan.
Hingga akhirnya Muhammad Al-Fatih dan pasukannya berhasil menaklukkan Konstantinopel. Sejak peristiwa itu, ia mendapat gelar Sultan Muhammad Al-Fatih alias "Sang Penakluk".
Peradaban yang Dibangun Selama Kepemimpinan
