Selama berkuasa yakni tahun 1451 Masehi hingga 1484, Sultan Muhammad Al-Fatih telah membangun lebih dari 300 masjid, 57 sekolah, dan 59 tempat pemandian yang tersebar di wilayah Utsmani. Salah satu peninggalannya yang terkenal adalah Masjid Sultan Muhammad II dan Jami' Abu Ayyub Al-Anshari.

Wafat dan Wasiat

Pada Rabiul Awal 1481 M, Muhammad Al-Fatih jatuh sakit. Ia tetap nekat meninggalkan Istanbul untuk berjihad. Selama perjalanan, kondisinya semakin memburuk. Tenaga kesehatan dan obat sudah tidak lagi bisa menyembuhkannya.

Bersumber dari wikipedia.org, Muhammad Al-Fatih wafat pada usia 50 tahun tepat pada 3 Mei 1481 M atau 4 Rabiul Awal tahun 86 Hijriah. Sebelum wafat, Muhammad Al-Fatih mewasiatkan kepada keluarganya, khususnya Sultan Bayazid II.

Wasiat Muhammad Al-Fatih berpesan kepada keluarganya agar dekat dengan para ulama, berbuat adil, tidak tertipu dengan harta, dan menjaga agama untuk pribadi, masyarakat, serta kerajaan.