Pada periode pertama masa kekuasaan Mehmed, pihak Utsmani diserang Kerajaan Hungaria yang melanggar gencatan senjata. Mehmed meminta ayahnya untuk kembali naik takhta, tetapi Murad menolak.
Sebagai balasan, Mehmed menulis surat, "Bila Ayah adalah Sultan, datanglah dan pimpinlah pasukan Ayah. Bila aku adalah Sultan, aku memerintahkan Ayah untuk datang dan memimpin pasukanku."
Murad kemudian datang dan memimpin pasukan, mengalahkan pasukan gabungan Hungaria-Polandia dan Wallachia dalam Pertempuran Varna (1444). Murad kemudian didesak untuk kembali naik takhta oleh Candarli Halil Pasya.
Murad kembali naik takhta dan berkuasa hingga wafatnya pada 18 Februari 1451. Sepeninggalnya, Mehmed kembali naik takhta dan dinobatkan di Edirne pada usia sembilan belas tahun. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
