Inspirator dari bidang operasional PLTU, misalnya, datang dengan mengenakan seragam kerja dan membawa perlengkapan keselamatan. Peralatan tersebut diperkenalkan kepada siswa, mulai dari fungsi hingga penggunaannya.

Sementara itu, inspirator dari bidang farmasi membawa lumpang, alu, dan sejumlah peralatan lain. Siswa mendapat kesempatan mencoba penggunaannya dengan pendampingan sehingga proses pengenalan profesi berlangsung secara langsung.

Selain praktik, siswa mengikuti sesi berbagi dan tanya jawab. Mereka dapat menanyakan perjalanan karier, pengalaman bekerja, serta keterampilan yang dibutuhkan dalam profesi yang diperkenalkan.

Pelaksanaan Pijar Inspirasi 2026 mendapat dukungan Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tenggara. Bursa Efek Indonesia (BEI) juga terlibat dalam kolaborasi mendukung kegiatan tersebut.

Salah satu inspirator, Marissa Azzuhruf, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan ruang bagi inspirator untuk berinteraksi langsung dengan siswa.