Begitu korban sudah melompat ke dalam air bendungan, ia pun tak sanggup menahan derasnya pukulan arus. Kemudian ia meminta bantuan rekan-rekannya dengan memberi isyarat kedua tangan.
Saat hendak menolong korban, rekan-rekan tersebut juga tak sanggup menahan derasnya air bendungan, sehingga salah satu dari mereka pun meminta bantuan ke warga terdekat yang kebetulan sedang bekerja di sawah dekat lokasi bendungan. Sedangkan rekan-rekan lainnya berinisiatif untuk membawa pakaian korban ke orang tuanya untuk melapor bahwa korban sudah tenggelam.
Mendengar laporan dari teman sebayanya itu, kedua orang tua korban langsung menuju TKP. Tetapi sesampainya di tengah jalan orang tuanya hanya bisa pasrah melihat korban sudah dievakuasi oleh warga.
Menurut pengakuan salah seorang rekan korban bernama Randi, ia sempat melarang korban untuk melompat yang kedua kalinya ke dalam bendungan karena pada saat itu arus sudah mulai deras.
Baca Juga: Diduga Mabuk Berat, Pengendara Motor Ugal-ugalan Jatuh ke Selokan
