Lebih lanjut, kata Suryadi, selain proses belajar mengajar sesuai mata pelajaran di satuan pendidikan SD dan SMP, pihak sekolah juga akan melaksanakan kegiatan yang bersifat religius atau pesantren kilat dan kegiatan keagamaan lainnya.
Adapun teknisnya, Suryadi menambahkan, nanti pihak-pihak sekolah yang mengatur dan mempersiapkan setelah pembukaan sekolah nanti pada tanggal 7 April 2022.
Baca Juga: Melirik RKB Sekolah Ramah Anak Dibuat Sesuai Selera Murid
"Pesantren kilat kita bisa desain setelah pembukaan Sekolah nanti, intinya kami juga tetap intrusikan kepada pihak sekolah agar ada kegiatan yang religius, kegiatan yang membimbing anak kita, terlebih lagi bulan suci ramadan khususnya di pendidikan agama," jelasnya.
Kemudian, terkait berapa lama waktunya para siswa mengikuti proses pembelajaran selama ramadan, pihaknya masih belum memastikan apakah para siswa akan tetap sekolah hingga mendekati lebaran nanti.
