"Sebelum lomba dimulai kami latihan dulu, latihannya tadi pagi dan beberapa hari sebelum hari lomba," tuturnya.

Aisyiah mengaku bersyukur diberikan kesempatan mewakili sekolahnya dalam lomba permainan tradisional ini. Selain pengalaman, ia juga mendapatkan beberapa kawan baru dari sekolah yang berbeda.

Sementara itu, Afdal, peserta asal SMK 4 Kendari, mengaku mewakili sekolahnya untuk lomba egrang estafet.

Ditanya soal alasan memilih lomba egrang, Afdal mengaku senang dan beberapa kali memainkannya. Walau demikian ia merasa memainkan egrang juga perlu keseriusan sebab cenderung susah mempertahankan keseimbangan.

Baca Juga: Sampaikan Aspirasi Hasil Putusan MK, Mahasiswa Kecewa Tak Diterima Anggota DPRD Sulawesi Tenggara