Kebijakan Masih Membutuhkan Kajian
Mu'ti mengatakan penerapan kebijakan tersebut tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan rekomendasi. Pemerintah perlu memastikan dasar akademik dan masukan dari para pakar sebelum mengambil keputusan.
"Jangan lupa kalau kami undang nanti juga hadir, karena mesti kami memerlukan kajian akademik, mesti memerlukan masukan dari para pakar," ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu pertimbangan yang muncul dalam pembahasan adalah perlunya membangun kebiasaan belajar sekaligus kemampuan siswa untuk berkompetisi.
"Karena banyak murid itu yang mengikuti rumus RMS: rajin malas sama saja. Saya setuju, Prof Brian, mereka harus kita biasakan punya jiwa yang rajin belajar kemudian siap untuk berkompetisi dan anak-anak yang tangguh seperti yang sering disampaikan oleh Pak Presiden Prabowo Subianto," ucap Mu'ti.
