Dalam sambutannya, Kabid Pembinaan Paud dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wakatobi, Yulianti menuturkan, kegiatan tersebut menjadi salah satu momen untuk membangkitkan semangat. Melakukan lompatan-lompatan untuk menyesuaikan pada perkembangan zaman.
"Pendidikan usia dini merupakan salah satu upaya pembinaan yang ditunjukkan kepada anak usia balita sampai dengan usia 6 tahun, yang harus diberi rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak," ucapnya.
Yulianti juga berharap melalui kegiatan tersebut, bisa menjadi momentum untuk dijadikan ajang mencari bakat dan sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap produk khas daerah Wakatobi. Khususnya pelestarian dan pengembangan tenun khas Wakatobi.
Salah satu peserta, Fatin mengaku suka dan tidak malu mengikuti lomba tersebut. Terlebih ia sangat menyukai baju yang dibelikan oleh Ibunya.
"Senang, tidak malu," katanya yang baru selesai tampil.
