Saat ini cabang atletik menjadi andalan utama SKO Sultra karena dinilai paling konsisten mengikuti kejuaraan dan menunjukkan progres signifikan. Di sisi lain, cabang pencak silat dan sepak takraw terus dikembangkan sesuai agenda kompetisi yang tersedia.
Untuk memperkuat pembinaan, SKO Sultra juga berencana menambah cabang olahraga baru, yakni tenis meja dan softball, yang akan mulai diprogramkan pada 2026.
Baca Juga: Akses Jalan Pelabuhan Rusak Paksa Ratusan Sopir Truk Kontainer di Kendari Menganggur
Menatap 2026, Sujarwin menargetkan sedikitnya 60 persen siswa SKO dapat tampil pada Pekan Olahraga Daerah (Porda). Ia juga berharap satu hingga dua atlet mampu menembus Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 dan mewakili Sultra.
“SKO ini dibentuk atas nama Sulawesi Tenggara. Target kami bukan sekadar juara kabupaten atau provinsi, tetapi membawa nama daerah di tingkat nasional,” katanya.
