KENDARI, TELISIK.ID - Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 2 Kendari terus mengembangkan potensi siswa berkebutuhan khusus melalui pendekatan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan individu.
Upaya ini dilakukan secara terstruktur melalui asesmen awal untuk memahami karakter serta kapasitas masing-masing peserta didik.
Saat ini, sekolah tersebut memiliki sekitar 170 siswa dengan berbagai kategori ketunaan, di antaranya tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, serta autisme.
Setiap siswa mendapatkan metode pembelajaran yang berbeda sesuai hasil penilaian kemampuan, sehingga proses pendidikan berjalan lebih efektif dan terarah.
Kepala sekolah, Sri Mulyati, menjelaskan bahwa program pendidikan dirancang untuk menggali potensi siswa secara optimal.
