Baca Juga: PT GKP Kontribusi PNBP Rp 116 Miliar ke Negara

Produk ini hadir sebagai solusi ramah lingkungan terhadap tingginya angka gigitan nyamuk penyebab demam berdarah, khususnya di musim penghujan yang sering kali menimbulkan genangan air dan memperparah siklus penyebaran nyamuk demam berdarah.

“Awalnya ide ini muncul karena kami melihat banyak limbah rumah tangga yang dibuang begitu saja. Daun sirsak dan kulit pisang itu ternyata punya senyawa yang dibenci nyamuk. Dari situ kami coba buat produk yang bisa dimanfaatkan langsung,” ungkap Sakir Mukti, Senin (28/4/2025).

Produk ini dibuat dari kombinasi ekstrak daun sirsak, kulit pisang kepok, aloe vera, dan minyak zaitun. Semua bahan diolah melalui proses homogenisasi di laboratorium sekolah.

“Kami dibimbing langsung oleh guru dan juga kakak kelas yang sebelumnya pernah juara. Bahkan kami melakukan tiga kali percobaan untuk mendapatkan komposisi yang tepat,” tambahnya.