"Sebanyak 1.300 siswa akan mendapatkan kuota setiap bulannya agar sistem belajar online ini bisa berjalan dengan efektif dan efisien. Tanpa adanya lagi keluhan dari siswi selama PBM berlangsung," ujar Agusman.
Lebih lanjut Agusman menjelaskan, pihaknya juga melakukan pelatihan di awal tahun ajaran baru, agar pembelajaran berjalan lebih baik lagi dari semester lalu.
"Masih ada guru yang masih kurang menguasai Iptek, sehingga pembelajaran tidak berjalan sesuai yang diharapkan sehingga pelatihan ini dilakukan agar di semester baru ini bisa lebih efektif dan efisien pembelajarannya," pungkasnya.
Agusman menjelaskan, pengadaan paket data siswa ini bersumber dari dana BOS. Anggarannya dimanfaatkan dengan baik untuk kelancaran pembelajaran sistem online.
Reporter: Siswanto Azis
